Mungkin kalo orang mendengar jenis bisnis yang akan aku share disini, kebanyakan akan memandang satu bisnis yang tidak begitu keren. Tapi sebenarnya bisnis ini banyak memiliki keunggulan al :
- mengutamakan dan didasarkan pada niatan untuk berbagi dan membantu
- berdasarkan prinsip bagi hasil
- mengentaskan mitra bisnis dari ketergantungan dengan juragan
bisnis ini aku sebut BRT, Bisnis Remeh Temeh. bisnis ini langsung menyentuh rakyat disektor riil yang kebanyakan dari saudara kita berada disana. Bisnis mikro.
Bisnis ini membiaya usaha-usaha seperti ;
- Jual Kue Cubit, Kue Balok, Cilok
- Bakso, Mie Ayam, Nasi Goreng
- Sekoteng, Mie Rebus, dll
dengan niatan untuk memberikan keuntungan bagi hasil yang lebih berpihak kepada pedagang, maka sasaran utama bisnis ini adalah para pedagang yang sudah menjalankan usaha namun dengan pembagian keuntungan yang kecil untuk mereka 35 hingga 50% dan sisanya untuk Juragan/pemodalnya.
BRT ini justru dibalik, 80 : 20. 80% untuk pedagang dan 20% untuk pemodal, yang diperhitungkan dari keuntungan bersih. Kalaupun itu dirasa masih terlampau besar bisa saja 90 : 10.
Modal yang dikeluarkan oleh pemodal untuk usaha-usaha tersebut adalah meliputi seluruh alat dan perlengkapan usaha; gerobak, alat2 dan modal awal. Pedagang tinggal menjalankan usaha saja.
Pembagian hasil usaha dilakukan setiap hari, setiap kali pedagang menjalankan usahanya. Angka bagi hasil yang awalnya berupa prosentase, untuk memudahkan kedua pihak, bisa langsung diganti dengan angka rupiah. Dengan assumsi atau pengalaman selama ini pedagang membawa pulang keuntungan bersih setiap hari Rp. 100.000,- maka setiap hari pedagang harus menyetorkan bagi hasilnya kepada pemodal sebesar Rp. 20.000,- kalau pun itu dirasa masih terlalu berat bagi pedagang, Rp. 10.000,- per hari pun jadi.
Bisnis ini bukan masalah untung atau rugi, bukan untung berapa dan berapa lama...
Ini adalah bisnis dengan niatan untuk memberikan kesempatan usaha kepada saudara-saudara kita yang belum memiliki cara mau usaha apa. Mereka bukannya tidak mau bekerja tetapi mereka belum mengetahui bahwa rejeki Allah ada dimana-mana, ada didalam setiap usaha kita, ada disekitar kita tidak perlu jauh-jauh ke kota besar.
Dagang adalah pekerjaan yang dianjurkan oleh Rasulullah karena dengan berdagang akan banyak terbuka pintu rejeki. aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar