Banyak orang merindukan menikmati makanan yang dimasak dengan menggunakan alat-alat dari jaman dulu, dimasak diatas api yang berasal dari pembakaran kayu, sekam ataupun arang. Dengan tidak menggunakan api yang berasal dari gas ataupun minyak tanah, aroma dan rasa makanan/masakan dapat dirasakan oleh penikmat. Apalagi bila tempat memasaknya juga menggunakan alat-alat masak yang dibuat dari bukan logam, dibuat dari tembikar. Rasanya pasti lebih "dapet".
Tembikar nama lainnya gerabah, yaitu tanah liat yang bentuk sedemikian rupa menjadi sesuatu yang memiliki fungsi dan manfaat. Tanah liat berbentuk itu kemudian dibakar hingga kemerahan dan keras "teksturnya".
Mengambil nasi dari periuk gerabah menemukan sensasi aroma gosong yang khas, apalagi piring tembikarnya dialasi dengan daun pisang. daun pisang yang layu karena panasnya nasi yang ditaruh diatasnya menambah sedap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar